YAH, KENAPA HARUS MASUK SINI... BUANG BUANG WAKTU AJA
Mei 26, 2009

PostHeaderIcon Medio Juni, Harga Windows 7 Diumumkan


JAKARTA, — Sudah tak sabar ingin tahu harga Windows 7? Sabar, dua atau tiga minggu lagi—pertengahan Juni—harga dari 6 SKU itu diperkirakan akan diungkap.

Akan ada enam versi Windows 7, tetapi menurut Microsoft, dua versi utama akan sesuai dengan mayoritas konsumen: Windows 7 Home Premium dan Windows 7 Professional. Kedua versi inilah yang akan dijajakan secara ritel. Keempat versi lainnya adalah Starter, Home Basic, Ultimate, dan Enterprise.

Belum diketahui, apakah harga Windows 7 akan berpola seperti Vista. Saat ini, Vista Home Basic dijual 199,95 dollar AS; Vista Home Premium 259,95 dollar AS; Vista Home Business 299,95 dollar AS; dan Vista Ultimate 319,95 dollar AS. Sebuah sumber memperkirakan bahwa Windows 7 akan dibanderol lebih tinggi dibandingkan Vista.

Sekadar informasi, saat ini kebanyakan orang memilih untuk tidak memperbarui dari XP ke Vista, dan bahkan menurunkan dari Vista ke XP.




PostHeaderIcon Microsoft Janjikan 10.000 Aplikasi Dukung Windows 7


SEATTLE, - Jangan khawatir Windows 7 senasib seperti Windows Vista yang banyak dikritik karena banyak aplikasi yang tidak mendukung. Microsoft telah menjamin bahwa saat ini sudah ada lebih dari 10.000 aplikasi hardware maupun software yang jalan di atas platform tersebut.

"Saat Release Candidate, kami telah mengumpulkan 10.000 perusahaan komersial, hardware dan software, 10.000 perusahaan berpartisipasi dan mengembangkan Windows 7 dan berkomitmen untuk mendukung," ujar Bill Veghte, senior VP for Windows Development, Microsoft dalam konferensi TechEd North America 2009 di Los Angeles awal minggu ini.

Ia mengatakan,


Sebelum merilis ke pasar, pihaknya akan memastikan bahwa Windows 7 telah didukung penuh oleh komunitas pengembang dan vendor. Microsoft sangat memperhatikan hal tersebut sejak Windows Vista yang dirilis Januari 2007 banyak kelemahan. Selain meminta spesifikasi hardware yang tinggi, banyak aplikasi buatan vendor besar seperti dari Adobe, Intel, IBM, dan Symantec yang belum mendukung penuh saat Windows Vista diluncurkan.

Rencananya Windows 7 akan diluncurkan menjelang liburan akhir tahun ini. Versi RTM (release to market) yang merupakan versi finalnya direncanakan selesai pertengahan Agustus.

- Microsoft membocorkan lebih banyak persiapannya menyambut peluncuran sistem operasi teranyarnya Windows 7. Sesuai informasi dari salah satu blog anggota tim pengembang Windows menyatakan versi RTM (release to market) yang merupakan versi final untuk diproduksi pertengahan Agustus.

"Kami berharap menyelesaikan RTM dalam tiga bulanan lah," tulis Brandon LeBlanc, salah satu anggota tim blogger Windows 7. Meski demikian, ia bahkan sampai menekankan bahwa penyelesaian versi RTM tidak akan dilakukan terburu-buru untuk memastikan kualitasnya.

Hal tersebut cukup beralasan karena saat Windows Vista dirilis banyak masalah yang ditemui konsumen. Masalah terbesar terutama spesifikasi hardware, driver, aplikasi yang tak mendukung, serta peringatan keamanan yang mengganggu.

Kehadiran Windows 7 digadang-gadang Microsoft dapat mengatasi masalah yang dihadapi dalam Windows Vista. Bahkan pengguna Windows XP dapat melakukan migrasi yang mulus karena Windows 7 memiliki fitur XP Mode agar aplikasi yang jalan di XP juga jalan di Windows 7.

Sebelumnya diberitakan, Microsoft memastikan Windows 7 akan tersedia di pasaran pada liburan akhir tahun. Salah satu mitra original equipment manufacturer (OEM) Acer bahkan telah mengumumkan akan menjual notebook dengan Windows 7 mulai Oktober.

PostHeaderIcon Windows 7 akan riliskan 6 versi


JAKARTA, RABU - Microsoft baru saja mengumumkan bahwa nanti, saat dirilis, Windows 7 akan punya enam versi, mulai dari Starter sampai Ultimate. Nama dan fungsinya mirip dengan milik Windows Vista.

Windows 7 Starter memperbolehkan sampai tiga aplikasi jalan bersamaan, mendukung Home Groups, dan menyertakan " taskbar dan JumpLists yang sudah ditingkatkan." Home Groups adalah cara sederhana untuk memungkinkan beberapa system dalam jaringan yang sama berbagi media dan file-file lain, maupun printer. Jump Lists adalah cara cepat untuk mengakses file-file yang sering dipakai.

Windows 7 Home Basic tidak

membatasi jumlah aplikasi yang dijalankan bersamaan – boleh sebanyak mungkin selama konfigurasi hardware Anda memungkinkan. Home Basic juga menyertakan thumbnail previews, mendukung "ad-hoc wireless networks and Internet connection sharing," juga Windows Mobility Center (versi yang sudah ada di beberapa versi Vista). Microsoft mengatakan, versi Home Basic hanya akan tersedia di "pasar yang sedang berkembang."

Windows 7 Home Premium menyertakan Aero Glass GUI. Fitur lainnya adalah dukungan untuk format media yang lebih luas, maupun peningkatan untuk Windows Media Center dan media streaming. Fitur baru di sini adalah Play To, yang memungkinkan Windows 7 untuk secara remote mengontrol network-connected DLNA 1.5 media devices. Home Premium juga mendukung antarmuka multi-touch dan menyertakan "pengenal tulisan tangan yang lebih baik."

Windows 7 Professional mencakupkan kemampuan untuk bergabung di offline domain dengan fitur Domain Join; dan Location Aware Printing, yang otomatis memilih printer untuk lokasi cetak Anda, tergantung pada jaringan mana yang sedang terkoneksi saat itu. Versi Professional juga menyertakan "proteksi data dengan network backup and Encrypting File System yang lebih tinggi."

Windows 7 Ultimate dan Windows 7 Enterprise menyertakan fitur yang amat mirip --versi Enterprise untuk perusahaan skala lebih besar yang membeli , Software Assurance Agreement volume-license-based dari Microsoft. Kedua versi menyertakan enkripsi BitLocker untuk internal dan removable drive. Ultimate dan Enterprise juga mencakupkan fitur DirectAccess, yang memungkinkan system yang terkoneksi Internet untuk secara otomatis dan aman berhubungan dengan jaringan korporat maupun membiarkan administrator TI untuk mengelola sistem-sistem tersebut tanpa harus logon ke VPN. Fitur BranchCache memperbolehkan sistem yang ada di kantor remote untuk mengakses data yang ada d jaringan secara lebih cepat melalui caching data secara local di lokasi kantor remote. (DirectAccess dan BranchCache membutuhkan server yang menjalankan Windows Server 2008.) Windows 7 Ultimate dan Enterprise juga menyertakan AppLocker, fitur yang mengijinkan administrator TI untuk membuat kebijakan kendali yang menentukan software apa yang dapat dan tidak dapat dijalankan pada sistem pengguna atau kelompok pengguna.

Sayangnya belum ada tanggal pasti tentang Windows 7. Harganya pun belum diungkapkan, tetapi kemungkinan besar mirip dengan struktur harga Vista.

Mobil Murah Nano Laku Terjual 40.000 Unit Lebih



Tata Nano Europa di Geneva Motor Show 2009

MUMBAI, — Mau tahu, berapa mobil termurah di dunia, Nano, laku terjual dalam dua bulan sejak diluncurkan Maret lalu? Cukup fantastis, yakni 40.600 unit. Jumlah itu didapat dari 203.000 pemesan, 20 persen di antaranya telah memesan mobil tanpa AC seharga 2.600 dollar AS itu. Selebihnya, sekitar 40 persen memilih mobil yang memiliki fitur tinggi.

Ratan Tata, Chairman Tata Motor Ltd, menyewa sekitar 500 insinyur untuk merancang mobil termurah selama 4 tahun. Tata cukup optimistis bahwa para pengendara mobil India dapat berkendara meski tanpa AC.

Para analis menilai,



penjualan mobil yang lebih mahal berarti margin yang lebih besar pula bagi Tata. Dengan demikian, Tata tidak perlu melakukan perang harga dengan para kompetitornya, seperti Maruti Suzuki India Ltd.

“Saat ini, tidak ada permintaan untuk mobil tanpa fitur tambahan. Kondisi ini akan memberikan ruang bagi produsen mobil untuk menaikkan lagi harga produknya. Mereka tidak perlu melakukan perang harga dengan menurunkan harga produknya,” ujar Mahantesh Sabarad, Analis Centrum Broking Pvt.

Sementara itu, Toyota Motor Corp dan Renault SA, yang juga berencana untuk menjual mobil dengan harga murah, kemungkinan dapat menaikkan harga produk untuk konsumen di India. Pasalnya, pemasukan warga India sudah meningkat dua kali lipat dalam delapan bulan terakhir.

Kenaikan harga produk akan membuat produsen meningkatkan labanya di India. Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan China bahwa adanya potongan diskon besar-besaran memukul pendapatan di tengah booming penjualan.